Sebuah rumah usang beratap rumbia
tinggal si ibu tua
bersama kucing kesayangan saling memberi
dan menerima kasih sayang.
Setiap petang duduk mreka
di hujung laman
menanti si anak
yang tak kunjung pulang.
Pedih hatinya tidak terperi
bagai ditusuk dengan sembilu
hancur hatinya bagai kaca
terhempas ke batu.
Dada berombak menahan sedih
titisan air mata mulai mengalir
kucing kesayangan bagaikan mengerti
duduk di pangkuan sebagai pengganti.
Usia si ibu yg kian senja
rindu si ibu yg kian lara
anak kesayangan dinanti jua
doanya tetap pada yg Esa..
Hasil nukilan CAHAYA KEADILAN...



No comments:
Post a Comment